1 Selalu punya energi untuk siswanya Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama. 2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Bapak/Ibu guru, apakah ada siswa di kelas yang kesulitan memahami pelajaran ketika diminta membaca buku atau memahami sebuah gambar, tapi sangat cepat memahami pelajaran jika dijelaskan secara langsung? Jika ada, besar kemungkinan siswa tersebut memiliki gaya belajar auditori. Gaya belajar auditori adalah gaya belajar di mana seseorang lebih banyak mengandalkan indera pendengarannya untuk menangkap informasi. Sebaliknya, mereka akan kesulitan mengingat atau memahami informasi jika hanya melihat atau membacanya saja. Lantas, bagaimana cara mengetahui siswa yang memiliki gaya belajar auditori? Apa kelebihan dan kekurangan gaya belajar ini? Adakah strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan gaya belajar auditori? Berikut penjelasan selengkapnya. Pengertian Gaya Belajar Auditori Gaya belajar adalah cara yang disukai dan memudahkan seseorang dalam menyerap, memproses, memahami, dan menyimpan informasi. Gaya belajar antara satu orang dengan orang lainnya bisa berbeda-beda. Maka dari itu, sebagai guru, penting sekali untuk mengetahui dan memahami gaya belajar yang dimiliki oleh setiap siswa. Pasalnya, gaya belajar ini dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Selain itu, dengan mengetahui gaya belajar siswa, guru akan lebih mudah dalam membuat strategi belajar. Gaya belajar ini sendiri terdiri dari beberapa macam. Salah satunya adalah gaya belajar auditori. Gaya belajar auditori adalah gaya belajar di mana seseorang lebih banyak mengandalkan indera pendengarannya untuk menangkap informasi. Siswa dengan gaya belajar ini akan lebih mudah mempelajari suatu materi dengan mendengarkan suara guru ketika menjelaskan materi tersebut. Biasanya, siswa dengan gaya belajar auditori ini sangat mudah menyerap atau merekam apa yang mereka dengar, termasuk cerita dan sangat mampu menjelaskannya kembali dengan bahasanya sendiri. Itulah mengapa, mereka cenderung lebih menyukai metode pembelajaran, seperti diskusi, ceramah, dan metode lainnya yang lebih banyak mengandalkan indera pendengaran. Sebaliknya, siswa dengan gaya belajar auditori akan lebih sulit memahami materi pelajaran jika hanya diminta membaca buku saja. Ciri-ciri Gaya Belajar Auditori Ada berbagai cara yang bisa Bapak/Ibu guru lakukan untuk mengetahui siswa yang memiliki gaya belajar auditori. Salah satunya adalah pengamatan secara mendetail. Biasanya, siswa dengan gaya belajar auditori menunjukkan ciri-ciri berikut ini. 1. Lebih mudah belajar dengan mendengarkan Siswa yang memiliki gaya atau tipe belajar auditori cenderung lebih mudah belajar dengan cara mendengarkan penjelasan deskriptif, baik dalam bentuk kalimat ataupun angka. Mereka dapat menyerap makna melalui komunikasi tanpa harus melihat atau menuangkannya dalam bentuk gambar seperti siswa dengan gaya belajar visual. Siswa dengan gaya belajar ini lebih senang mendengarkan daripada membaca buku. Mereka belajar dengan cara mendengarkan orang lain menjelaskan materi, membaca materi dengan suara keras, atau merekam dan memutar kembali penjelasan guru. 2. Peka terhadap suara Berhubung siswa dengan gaya belajar auditori lebih banyak mengandalkan indera pendengaran, maka tak heran jika mereka lebih peka terhadap suara. Mereka akan sangat mudah terganggu dengan suara-suara berisik di lingkungan sekitar, seperti suara kendaraan, mesin, dan suara lain yang dapat mengganggu konsentrasi mereka. Oleh karena itu, siswa yang memiliki gaya belajar auditori memerlukan lingkungan dengan kondisi suara yang kondusif agar dapat mendengarkan sumber suara yang diperlukan, misalnya suara guru yang sedang menjelaskan. 3. Aktif berbicara Meskipun senang mendengarkan suara, siswa yang memiliki gaya belajar auditori tidak menyukai suara-suara yang berisik dan tidak diperlukan. Di lain sisi, mereka juga tidak menyukai lingkungan yang terlalu sunyi sehingga selalu berusaha untuk mengisi kesunyian tersebut dengan bersiul, bersenandung, menyanyi, berbicara, mendengarkan musik, dan sebagainya. Mereka juga cenderung lebih aktif berbicara, senang berdiskusi, dan pandai bercerita. Jika harus belajar untuk ujian, mereka perlu mendengarkan kembali penjelasan guru, membaca buku dengan suara keras, atau berdiskusi. 4. Senang membaca dengan suara keras Selain mendengarkan ulang penjelasan guru, biasanya siswa dengan gaya belajar auditori akan membaca sekilas materi yang akan dipelajari terlebih dahulu. Setelah itu, mereka akan mengubah teks tersebut ke dalam bentuk audio dengan cara direkam atau dibaca keras-keras. Mereka juga akan membayangkan teks tersebut seperti sebuah dialog dalam cerita disertai dengan efek suara dan musik sehingga membuat materi pelajaran terasa lebih hidup. Dengan cara seperti itulah, siswa yang memiliki gaya belajar auditori lebih mudah memahami pelajaran daripada hanya dibaca dalam hati. 5. Menyukai musik Siswa dengan gaya atau tipe belajar auditori juga senang mendengarkan musik, suara, atau sesuatu yang bernada dan berirama karena sangat membantu mereka dalam memproses sebuah informasi. Sebaliknya, suara yang berisik, seperti suara kendaraan, mesin, ketukan palu, dan lainnya justru dapat mengganggu mereka. Kelebihan dan Kekurangan Gaya Belajar Auditori Setiap gaya belajar tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tak terkecuali gaya belajar auditori. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan gaya belajar ini. Kelebihan gaya belajar auditori Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik Pandai bercerita Dapat dengan mudah meniru perkataan orang lain dalam waktu singkat Lebih cepat menghafal Merasa percaya diri dan tidak malu ketika harus berbicara di depan orang banyak Mudah mengingat informasi yang mereka dengar Mudah mempelajari bahasa asing Memiliki kemampuan multitasking yang baik Kekurangan gaya belajar auditori Sulit mengingat informasi jika hanya dibaca saja tanpa adanya suara Sering dianggap berisik dan mengganggu siswa lain karena mereka membutuhkan suara saat belajar Mudah terganggu dengan suara-suara berisik Kesulitan dengan tugas-tugas yang tertulis atau visual Kesulitan mengerjakan tugas secara individu Strategi Mengajar untuk Siswa dengan Gaya Belajar Auditori Berikut adalah beberapa strategi mengajar yang dapat guru terapkan pada siswa dengan gaya belajar auditori agar hasil belajar bisa lebih optimal. 1. Bantu siswa mengenal gaya belajarnya Tidak semua siswa mengenal gaya belajar yang mereka miliki dengan baik. Disinilah peran guru diperlukan untuk membantu mereka mengenal gaya belajarnya. Ketika siswa mampu mengenal gaya belajar dengan baik, mereka dapat berperan aktif dalam pembelajaran. Selain itu, hal ini juga akan memudahkan mereka dalam menerapkan strategi belajar, baik di dalam maupun luar kelas. 2. Gunakan musik atau lagu Selain mendengarkan penjelasan guru secara langsung, siswa dengan gaya belajar auditori juga lebih mudah memahami pelajaran sambil mendengarkan musik atau lagu. Dalam hal ini, guru dapat mengubah materi pelajaran yang berbentuk teks biasa menjadi lirik lagu sehingga akan lebih mudah dipahami oleh siswa yang memiliki gaya belajar auditori. Guru dapat menggunakan lagu untuk mengajar mata pelajaran apa pun, mulai dari matematika hingga sejarah. Cara lainnya adalah dengan memutar musik yang lembut dan cocok untuk digunakan sambil belajar. Ada berbagai musik khusus untuk belajar yang dapat guru unduh dari internet. 3. Gunakan metode belajar tanya jawab Selain metode ceramah dan diskusi, guru juga bisa menggunakan metode belajar tanya jawab untuk memudahkan siswa yang memiliki gaya belajar auditori memahami pelajaran. Ketika siswa dapat mengajukan pertanyaan dan mendengarkan jawabannya, mereka lebih cenderung mengingat informasi tentang topik tertentu. 4. Dorong siswa untuk membaca materi pelajaran dengan keras Strategi mengajar lainnya untuk siswa dengan gaya belajar auditori adalah dengan mendorong siswa untuk membaca materi pelajaran dengan suara keras. Dengan begitu, mereka dapat mendengarkan suara dan lebih mudah memahami materi pelajaran. Selain itu, guru juga bisa meminta mereka untuk menjelaskan jawaban atau pendapat mereka selama diskusi kelas. Bisa juga dengan meminta mereka menjawab pertanyaan secara lisan alih-alih menuliskannya di selembar kertas. 5. Sediakan media pembelajaran yang bervariasi Menyediakan gambar atau grafik yang menarik untuk cocok untuk siswa dengan gaya belajar visual. Akan tetapi, bagi siswa dengan gaya belajar auditori media belajar seperti ini kurang tepat karena membuat mereka kesulitan dalam mengingat materi. Sebagai gantinya, guru dapat menyediakan media pembelajaran yang lebih bervariasi dan cocok untuk diterapkan pada siswa dengan gaya belajar yang lebih mengandalkan pendengaran ini. Misalnya, menyajikan materi dalam bentuk rekaman suara atau pola bercerita dengan bunyi, irama, dan nada. Demikian pembahasan mengenai gaya belajar auditori. Semoga dapat membantu Bapak/Ibu guru dalam mengenal dan memaksimalkan hasil belajar siswa dengan gaya belajar auditori.
Pendidikanyang baik dimulai dari proses pembelajaran menjadi pemikiran, lalu berubah menjadi sebuah tindakan dan kebiasaan, sehingga pada akhirnya membentuk karakter yang kuat. Itulah beberapa hal mengenai pelajar Pancasila beserta ciri-ciri siswa yang memiliki karakter Pancasila. Melalui pendidikan karakter Pancasila ini, siswa diharapkan
Kualitas Disiplin Diri Siswa yang Baik. Disiplin adalah suatu keharusan dalam kehidupan seorang siswa. Rajin. Seorang siswa harus ditentukan terhadap studi atau pekerjaan yang diberikan kepadanya. Tepat waktu. Waktu adalah uang sehingga setiap siswa harus menghargai waktu. Sopan. Pemain tim. Percaya diri. Bertanggung jawab. Bagaimana saya bisa menjadi presentasi siswa yang baik? Tips Presentasi Terbaik untuk Siswa Datang Lebih Awal Dan Persiapkan Teknis. Datanglah ke ruangan lebih awal dan pastikan Anda menyisakan banyak waktu untuk pengaturan teknis dan kesulitan teknis. Tahu lebih banyak. Bagikan Gairah Anda Dengan Audiens Anda. Kecepatan Sendiri. Berlatih dengan seksama. Tunjukkan Kepribadian Anda. berimprovisasi. Pompa Diri Anda. Apa itu Keterampilan Presentasi untuk siswa? Keterampilan Presentasi Pikirkan tentang tujuan presentasi Anda. Identifikasi tujuan dan hasil yang jelas Apa yang ingin Anda capai? Jaga agar struktur tetap lugas dan logis. Beri tahu mereka apa yang akan Anda sampaikan kepada mereka. Beri tahu mereka apa yang perlu Anda sampaikan kepada mereka. Beri tahu mereka apa yang Anda katakan. Jaga agar konten tetap relevan dan terfokus. Sebutkan 3 sifat siswa yang baik? Beberapa kualitas yang dimiliki oleh siswa yang baik adalah Disiplin Diri. Disiplin adalah suatu keharusan dalam kehidupan seorang siswa. Rajin. Seorang siswa harus ditentukan terhadap studi atau pekerjaan yang diberikan kepadanya. Tepat waktu. Waktu adalah uang sehingga setiap siswa harus menghargai waktu. Sopan. Pemain tim. Percaya diri. Bertanggung jawab. Keterampilan apa yang paling penting bagi seorang siswa? 8 keterampilan terpenting bagi siswa Literasi era digital. Komunikasi. Kerja sama. Kreativitas. Pemikiran inventif – modal intelektual. Pemikiran berbasis masalah dan pemecahan masalah. Sistem nilai dan tanggung jawab. Kualitas, hasil terbaik, dan produktivitas. Keterampilan apa yang harus dimiliki seorang siswa? Tujuh Keterampilan yang Dibutuhkan Siswa untuk Masa Depan Mereka Berpikir kritis dan memecahkan masalah. Kolaborasi lintas jaringan dan memimpin dengan pengaruh. Kelincahan dan kemampuan beradaptasi. Inisiatif dan kewirausahaan. Komunikasi lisan dan tertulis yang efektif. Mengakses dan menganalisis informasi. Rasa ingin tahu dan imajinasi. Apa siswa yang sempurna? Seorang siswa yang ideal mengenali kelemahannya sendiri dan memperbaikinya. Mereka cepat beradaptasi dengan perubahan dan memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah dengan sangat cepat. Mereka pekerja keras, mereka banyak bertanya, dan sering memaksakan diri sebagai pemimpin kelas. Bagaimana kita menggambarkan siswa? Beberapa kata favorit saya untuk menggambarkan seorang siswa meliputi Termotivasi. Rajin. Analitis. Bagaimana Anda bisa menjadi siswa yang baik? 10 Kebiasaan Siswa Sukses Agar Terorganisir. Membuat rencana untuk apa yang akan Anda lakukan dan kapan Anda akan melakukannya akan memastikan Anda selalu berada di depan kurva – secara harfiah. Jangan multitasking. Bagilah. Tidur. Tetapkan jadwal. Ambil catatan. Belajar. Kelola ruang belajar Anda. Kata-kata apa yang menggambarkan siswa yang baik? Kata Sifat untuk Menggambarkan Siswa Perhatian Waspada Ceria Rapi Terkoordinasi Terkoordinasi Spontan Lancar Bijaksana Konsisten Bertekad Berani Sopan Ambisius Akal. Apa yang membuat siswa presentasi online yang baik? Sederhanakan slide Anda. Hindari kerepotan teknis dengan mendesain slide yang sederhana dan mudah dibaca. Tempatkan teks di tengah, bukan di tepi slide karena mungkin tidak ditampilkan dengan benar di layar audiens Anda. Selain itu, pertimbangkan untuk membuat slide dengan kontras tinggi—slide lebih mudah dibaca oleh audiens virtual Anda. Nilai-nilai apa yang harus dimiliki seorang siswa? 7 Nilai Moral Penting yang Harus Dipelajari Siswa di Sekolah Cinta dan Kebaikan Tanpa Syarat. Dalam kebanyakan kasus, jika Anda mencintai seseorang, mereka akan membalas cinta Anda. Kejujuran. Kerja keras. Menghormati Orang Lain. Kerja sama. Kasih sayang. Pengampunan. Bagaimana Anda menggambarkan seorang pembelajar? Pembelajar adalah seseorang yang belajar tentang mata pelajaran tertentu atau bagaimana melakukan sesuatu. bantuan baru untuk anak-anak muda atau lambat belajar. Pengemudi pelajar harus diawasi oleh orang dewasa yang berusia minimal 21 tahun. Apa yang membuat seorang mahasiswa yang baik? Ada lima kualitas utama yang membentuk seorang mahasiswa yang baik—sikap, keterampilan akademik, kesadaran, pencapaian dan kemampuan, dan mahasiswa dengan atribut ini sangat mungkin untuk mencapai yang terbaik di masyarakat yang lebih tinggi. Bagaimana Anda membuat PowerPoint yang bagus untuk siswa sekolah menengah? Jadi, inilah lima tip utama saya untuk siswa yang harus menyiapkan presentasi PowerPoint untuk kelas. Atur cerita Anda. Ingatlah bahwa guru dan teman sekelas Anda ingin Anda menceritakan apa yang telah Anda lakukan. Gunakan desain slide sederhana. Gunakan banyak visual. Gunakan kartu isyarat atau catatan. Berlatih di rumah dan itu akan menyenangkan. Apa saja 10 kualitas siswa yang baik? 10 ciri siswa yang baik Siswa yang baik memiliki mindset berkembang. Seorang siswa yang baik adalah pemberani. Seorang siswa yang baik terorganisir. Seorang siswa yang baik adalah konsisten dan gigih. Siswa yang baik mampu menghadapi kegagalan. Seorang siswa yang baik menetapkan tujuan. Siswa yang baik mampu menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan. Apa ciri-ciri dan karakteristik mahasiswa yang baik di universitas? Dapatkan secara GRATIS! Sikap positif terhadap studi. Kecintaan pada mata pelajaran yang dipilih. Kemampuan untuk berpikir dan bekerja secara mandiri. Kemampuan untuk bertahan dan menyelesaikan tugas. Pikiran yang bertanya. Bahasa Inggris tertulis yang bagus. Kemampuan untuk bekerja dengan baik dalam kelompok. Apa saja ciri-ciri mahasiswa yang sukses harus memiliki esai? Jika Anda adalah orang yang ingin menjaga hidup Anda tetap pada jalurnya, dibutuhkan kerja keras, tekad, dan kesabaran. Menjadi siswa yang sukses mungkin melibatkan beberapa karakteristik seperti organisasi, waktu, belajar, dan keyakinan bahwa Anda dapat mencapainya. Organisasi berarti menggunakan ruang Anda dengan bijak. Bagaimana seorang guru menggambarkan siswa yang baik? Setiap guru memiliki definisinya sendiri tentang siswa yang baik, tetapi beberapa kualitas umum yang disebutkan oleh guru MHS berkisar pada etos kerja, kepositifan, dan semangat untuk belajar. Siswa yang membuat pilihan yang baik cenderung lebih baik dalam kegiatan akademik dan ekstrakurikuler mereka. Apa kelebihan sebagai mahasiswa? Kekuatan Karakter bagi Siswa Kebijaksanaan kreativitas; rasa ingin tahu; penilaian; cinta belajar; perspektif Keberanian keberanian; ketekunan; kejujuran; semangat Kemanusiaan cinta; kebaikan; kecerdasan sosial-emosional Keadilan kerja tim; keadilan; kepemimpinan Temperance pengampunan ; kerendahan hati; kehati-hatian; pengaturan diri. Bagaimana ciri-ciri karangan siswa yang baik? Saya pribadi percaya bahwa tiga karakteristik terpenting adalah keberanian, kerja keras, tekad, dan tanggung jawab. Karakteristik yang menurut saya penting dimiliki oleh siswa yang baik adalah keberanian. Siswa yang baik harus berani naik untuk meminta bantuan guru mereka jika mereka tidak mendapatkan pelajaran. Seperti apakah pembelajar yang baik itu? Mereka membaca, menganalisis, dan mengevaluasi informasi yang mereka temukan. Mereka berbicara dengan orang lain, membaca lebih banyak, belajar lebih banyak, dan membawa apa yang tidak mereka pahami; memikirkannya sebelum mereka tidur, di gym, dalam perjalanan ke tempat kerja, dan terkadang ketika mereka harus mendengarkan orang lain. Pembelajar yang baik adalah orang yang gigih. Apa lima karakteristik positif dari siswa yang baik? Kualitas Disiplin Siswa yang Baik. Kualitas pertama dari siswa yang baik adalah disiplin. Membangun hubungan. Mengajukan Pertanyaan yang Relevan. Rasa Hormat. Mengambil tanggung jawab. Mengikuti Kegiatan Ekstra Kurikuler. Mencari Pengetahuan. Bekerja keras. Bagaimana cara memperkenalkan siswa yang sukses? Kiat Sukses dalam Kehidupan Pelajar Jadikan studi sebagai prioritas utama Anda. Tetapkan Tujuan SMART. Manajemen waktu. Ikut serta dalam Kegiatan Kelas & Sekolah. Perhatikan Apa yang Guru ajarkan. Belajar dalam Grup. Tetap Berkomitmen untuk Studi. Hindari Gangguan. Anakmengkonstruksi pengetahuan Anak belajar melalui interaksi sosial dengan orang dewasa dan anak lainnya Kegiatan belajar anak merefleksikan suatu lingkaran yang tak pernah putus dan mulai dengan kesadaran kemudian beralih ke eksplorasi, pencarian, dan akhirnya ke penggunaan Anak belajar melalui bermain
Sekolahyang baik akan menghasilkan siswa yang dapat berpikir kritis - tentang masalah minat manusia, keingintahuan, kesenian, kerajinan, warisan, peternakan, pertanian, dan banyak lagi - dan kemudian melakukannya.
Guruyang baik harus mengaktifkan siswa dalam hal belajar. Guru yang baik memberikan pengertian dan bukan hanya dengan kata-kata belaka. Dengan pengertian lain guru tidak bersifat verbalistis yakni hanya mengenalkan anak terhadap kata-kata saja tetapi tidak dapat menyelami arti dan maksudnya. Guru menghubungkan pelajaran dengan kebutuhan siswa Konflikpsikologis yang terjadi dikalangan siswa disekolah, atau antara anak dan orang tua bisa menyebabkan lamban belajar. Gejala-gejala kecemasan, ketakutan, gangguan jaringan syaraf, agresif, malu-malu, gugup, ragu-ragu adalah sebagian dari ciri-ciri siswa lamban belajar. 6. Proses belajar yang dilakukan
Secaraumum, guru yang baik dan populer di kalangan siswa memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut: Mampu Menjelaskan Materi Sesuai perannya yaitu mengajar, guru yang baik harus mampu menjelaskan materi pelajaran dengan baik sehingga mudah dipahami oleh siswa.

Adasiswa yang berbakat di bidang akademis seperti materi matematika, fisika dan ilmu pasti lainnya. Ada pula siswa yang mampu menyerap materi secara cepat dan rinci. Namun, ada pula siswa yang cenderung tidak tertarik dengan materi akademis, tapi sangat berbakat di bidang seni dan olah raga.

3 Banyak siswa dari kalangan ekonomi menengah ke atas 4. Memiliki nilai akreditasi yang bagus (nilai A) 5. Punya fasilitas pendidikan yang baik dan memadai 6. Lulusannya banyak diterima di sekolah favorit atau bekerja di tempat favorit 7. Memiliki guru dengan kualitas yang baik dan pendidikan tinggi 8. CiriCiri Belajar Menurut Djamarah. Djamarah juga menjelaskan beberapa ciri-ciri dari belajr, tidak terlalu jauh berbeda dengan pendapat Surya tentang ciri-ciri belajar tadi. Namun di sini Djarmah hanya menyebutkan ada 6 ciri-cciri belajar yaitu: 1.Perubahan yang terjadi secara sadar. 2.Perubahan dalam belajar yang bersifat fungsional. memahamkankepada siswa tentang ciri-ciri puisi (Bahasa Indonesia KD 3.6 dan 4.6) Siswa mengamati bagian-bagian puisi yang terdapat pada halaman 5. Siswa lalu menuliskan bagian-bagian puisi tersebut menjadi sebuah bait puisi dan menuliskannya pada kolom yang terdapat pada halaman yang sama. Siswa membaca dan memahami teks informasi tentang cita

CIRI- CIRI SISWA BERKESULITAN BELAJAR Siswa sering mengalami gejala atau ciri-ciri yang dapat ditemukan saat mereka mengalami hambatan dalam proses belajarnya. Gejala yang muncul tidak jarang menimbulkan keadaan yang berbeda ditimbang biasanya sehingga terkadang orang lain menganggapnya bahwa sedang malas dalam belajar.

Denganmemberikan perhatian dan menanyakan kesulitan apa yang dimiliki, akan membuat siswa bersemangat belajar kembali. Menyindir, memarahi, atau melabeli siswa ini dengan sebutan malas adalah pantangan bagi seorang guru. Siswa ini membutuhkan perhatian dan pertolongan dari Guru Pintar supaya dapat belajar dengan optimal. 7. Sulit Beradaptasi
Iniadalah ciri fiksatif dari media pembelajaran yang amat bermanfaat. Berapa pun jumlah peserta didiknya dapat dijangkau dengan baik. Misalnya seperti peristiwa-peristiwa bersejarah yang terjadi di suatu negara. Siswa dapat mepelajari bagaimana peristiwa atau kejadian-kejadian itu melalui rekaman video dokumentasi, dan foto-foto. 2xhfT.